Sebagai seorang terapis holistik, saya memandang penyakit bukan hanya sebagai gangguan pada organ
tubuh, tetapi sebagai kondisi yang dapat melibatkan aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual.
Pandangan ini selaras dengan prinsip bahwa manusia merupakan satu kesatuan yang utuh. Dalam Islam,
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda bahwa Allah tidak menurunkan suatu penyakit melainkan Dia juga menurunkan
obatnya. Artikel ini membahas bagaimana hadis tersebut menjadi landasan optimisme dalam praktik
pendampingan kesehatan holistik, sekaligus menempatkan ilmu kedokteran modern sebagai bagian
penting dari ikhtiar manusia untuk menemukan dan mengembangkan pengobatan.
Kata kunci: terapi holistik, hadis, kesehatan, pengobatan, Islam.